Hanya doa
yang bisa ku panjatkan saat aku merindumu, wahai cahaya malamku.
Assalamualaikum muslimah, semoga Allah
menyatukan dirimu dengan orang yang selalu kau sebut namanya dalam syair doa mu
yang indah.
Wahai saudariku saat hatimu diterpa
badai cinta, saat itu pula dirimu dihadapkan dengan 2 pilihan. Apakah kau
memilih untuk membebasakan nafsumu hingga terbang melayang di alam semesta atau
dirimu memilih untuk mentaati segala aturan yang sudah ditetapkan oleh Tuhanmu
?.
Diri ini yakin tak mudah memang, bagi
hati untuk melepaskan dia begitu saja. Islam tak pernah melarangmu merasakan
indahnya cinta, Ia hanya ingin melindungimu dari setiap angin sejuk yang
ditiupkan syetan ditelingamu hingga kau terbuai seakan-akan mereka menjanjikan
kebahagiaan, padahal mereka hanya ingin mengajakmu menemaninya ke neraka.
Saat kau mulai membuka hatimu untuk
mencintai seseorang kau juga harus sanggup menerima segala resikonya termasuk
kau harus siap jika suatu saat nanti hatimu harus berdarah, kau pun harus
sanggup menahan perihnya jiwa ketika rindu mulai menyiksa. Terlebih lagi saat
kau mencintainya dalam diam mu. Saat kau memilih untuk mencintainya dalam diam
karena takut akan murka Tuhan mu, suatu usaha yang sangat indah baru saja kau
lakukan.
Tak perlu kau umbar perasaan mu, cukup
kau dan Allah yang mengetahui, karena kita tidak pernah tahu di luar sana ada
banyak hati yang harus kau jaga, jangan sampai tercipta luka yang baru karena
lisan mu.
Tidak
mudah memang mencintainya dalam diam, resiko yang harus kau tanggung 2x lipat
lebih sakit daripada mengungkapkannya langsung. Tapi ingatlah saudariku, jika
sudah dari awal kau tanamkan niat mencintai dia hanya untuk Allah semata,
insyaallah Allah akan menyisipkan ridho dan berkah-Nya di setiap tetes darah
dihatimu yang sedang terluka.
Libatkan Allah dalam segala urusan
termasuk saat kau jatuh hati padanya. Teguhkan hatimu diatas agama-Nya. Tak perlu
kau ungkapkan cintamu, cukup Allah saja yang mengetahui. Jangan ragu meminta
pada-Nya agar kau disatukan dalam ikatan halal. Biarkan cintamu tumbuh
menjulang tinggi hingga langit ketujuh dan menjadi saksi dihadapan-Nya kelak bahwa
kau mencintainya karena kau mencintai-Nya.
Tapi
ingatlah satu hal saudariku, sisakan sedikit ruang di hatimu untuk siap
menerima segala rasa pedih yang akan kau derita. Karena kau mencintainya adalam
diam, rasanya pasti sakit ketika kau mengetahui bahwa dia lebih memilih hati
yang lain untuk dicintai. Maksud hati ingin cemburu apalah daya diri ini bukan
siapa-siapa. Jangan langsung tepuruk dalam keadaan, tetaplah berada dalam
pikiran positif mu jika kau tak disatukan dengannya. Dia memang baik tapi bukan
yang terbaik untukmu.
Ku tuliskan karya sederhana ini untuk
saudari ku diluar sana yang terjaga hatinya untuk senantiasa memohon pada
Ilahi. Wassalamualaikum :))
Komentar
Posting Komentar