Mengapa
mereka dengan mudahnya menyalahkan cinta saat hati terluka, tak sadarkah yang
mereka lakukan salah ?
Assalamualaikum muslimah, semoga Allah
senantiasa menjaga engkau dari setiap perbuatan keji yang perlahan meracuni
hatimu.
Sulit memang, ketika kita dihadapkan 2
jalur yang berlawanan arah dan harus memilih salah satu diantaranya. Itulah hidup,
tak akan bisa dipungkiri. Pernahkah terlintas dibenakmu, wahai saudariku. Ketika
ada seorang pangeran datang membalut hatimu yang sedang deras-derasnya dialiri
darah karena ada insan yang dengan tega mengukir luka teramat dalam di
relungmu, menyembuhkan setiap rasa sakit dan selalu kau tutupi dengan senyum
getirmu yang mati-matian kau tahan agar tak ada orang lain yang mengetahuinya,
semata kau lakukan karena kau menyadari bahwa ada banyak hati yang harus kau
jaga diluar sana. Meskipun ia yang datang tak sejalan dengan mu, seakan
menjelma menjadi malaikat dan selalu ada saat kau butuhkan hingga dirimu
terlena dibuai asmara.
Saat cintamu jatuh pada seorang
laki-laki yang tak seiman dengan mu, disitulah Tuhanmu menguji seberapa taat
kau pada perintah Tuhanmu. Akankah kau mengorbankan seluruh iman dan taqwa yang
telah menacap kuat di hati demi bersatu dalam ikatan halal dengan laki-laki
yang berbeda jalan atau kau biarkan hatimu hancur tak berbentuk layaknya sebuah
cermin yang sekuat tenaga kau banting hingga tak dapat memantulkan bayangan
dirimu lagi demi taat pada perintah Tuhanmu ?.
Saudariku ketahuilah, jangan kau
korbankan semua yang sudah susah payah kau bangun, kau telah berusaha sekuat
tenaga agar tak jauh dari Tuhanmu, agar tetap berada dijalan yang lurus. Sertakan
Allah pada tiap langkah yang kau tempuh, memang akan berliku tetapi ingatlah
saat kau menemui ujian itu tandanya kau akan naik kelas, insyaallah.
Relakan dia pergi saudariku, tak usah
khawatir Allah sedang mempersiapkan sesuatu yang indah untukmu, insyaallah. Tak
semua kado indah selalu dibungkus keindahan juga, terkadang takdir mengemasnya
dengan sebuah perjalanan panjang yang berliku, memang harus dilalui, meski kau
merelakan telapak kakimu berdarah karena banyak duri dan serpihan kaca yang
menemani perjalananmu menuju kebahagiaan.
Tolong hapus air matamu saudariku,
ketika kau merelakan sesuatu karena Allah, percayalah Allah akan menggantinya
dengan yang lebih baik. Tak perlu kau risaukan, Allah lebih tahu yang bisa
membuatmu bahagia. Jadi ikhlaskan dia, walau kau harus merelakan hatimu hancur
hingga berdarah. Ingatlah ada banyak orang yang harus kau bahagiakan, jangan
biarkan dirimu terlarut dalam asmara yang tak berujung.
Dia tak seiman, biarkan dia menemukan
cinta yang lain. Jangan sampai kau berpaling dari agamamu hanya karena cinta
yang melayani kepuasan semata.
Ku tuliskan karya sederhana ini untuk mu
saudari ku diluar sana Tiada maksud diri ini menggurui siapapun atau merasa
paling benar, tapi karena diri ini sayang. Wasalamualaikum :))
Komentar
Posting Komentar